This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Investasi Rumah Mewah

Harga properti tidak akan pernah turun

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 12 September 2016

Properti 2017



Pasar properti Indonesia diprediksi akan terus membaik dalam tiga tahun ke depan. Berdasarkan hal itu pula, tahun 2017 dinilai sebagai saat terbaik untuk membeli properti.

Setelah sempat lesu sepanjang tahun 2015 lalu, pasar properti mulai pulih pada tahun 2016 ini. Situasi ini akan terus membaik setidaknya hingga tahun 2018. Khusus untuk paruh kedua tahun ini, Colliers Indonesia memprediksi perubahan pasar properti meski gejolaknya belum terlalu signifikan.

“Bagi investor, ini adalah kesempatan bagus karena harganya cukup menguntungkan. Pembelian properti pada 2017 sangat disarankan karena pengembang akan memberikan keringanan pembayaran, diskon, dan gimmick lainnya,” ujar Aleviery Akbar, Associate Director Colliers International Indonesia.

“Kebijakan Tax Amnesty juga akan berdampak positif. Biasanya, tahun pertama uang yang masuk akan digunakan untuk bond. Tahun kedua dan tahun ketiga barulah untuk properti. Dengan membeli bond, bunga bank akan turun dan pertumbuhan ekonomi akan membaik,” ia menjelaskan.

Perhatian Pemerintah

Sikap Pemerintah Indonesia yang memberikan perhatian khusus di sektor properti juga semakin mempercepat pemulihan sektor properti nasional. Salah satunya adalah penurunan batas minimal uang muka (DP) dan keringanan cicilan, serta program rumah bersubsidi.

Bahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membantu prasarana, sarana, dan utilitas (PSU), terhadap program rumah bersubsidi.

Setidaknya ada tiga komponen Bantuan PSU TA 2016 yang akan disalurkan Kementerian PUPR ke perumahan MBR tersebut. Meliputi jalan lingkungan, penerangan jalan umum (PJU), dan ruang terbuka non hijau seperti lapangan olahraga, taman bermain, dan tempat parkir untuk rumah susun.

Bantuan ini murni ditujukan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat merasa nyaman tinggal di lingkup rumahnya sendiri.

“Kebijakan lainnya yang memberikan dampak positif adalah pajak untuk pembelian, BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah atau Bangunan) yang dibayarkan tidak lagi 5% tapi 1%. PPH 0,5%, bukan lagi 5%. Ini menarik,” Aleviery menambahkan.

Dengan kebijakan Pemerintah tersebut, pajak yang dibebankan pembeli tidak lagi sebesar 42%, seperti yang sebelumnya.

Meski dengan segala kemudahan tersebut, harga rumah masih tetap tinggi, khususnya bagi masyarakat kelas menengah dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tahun 2015 adalah Rp11.540,8 Triliun, dengan pendapatan per kapita mencapai Rp 45,2 Juta. Ini artinya, rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia per bulan adalah sekitar Rp3,8 Juta per bulan.

“Secara makro, kami berharap pertumbuhan PDB kembali menjadi 7%-8%. Pertumbuhan ekonomi juga akan dipengaruhi oleh ekonomi global,” ia mengakhiri. Sumber klik disini

Tuesday, 6 September 2016

Rumah Sehat

Rumah sehat tak selalu mewah. Asalkan memenuhi kaidah kebutuhan primer kesehatan fisik dan mental manusia, rumah tersebut pasti sehat.
Karena kita hidup di daerah tropis, buat rumah yang sesuai lingkungan tropis, yakni banyak masuk sinar matahari dan sirkulasi udara baik.
Masuknya sinar matahari serta lancarnya sirkulasi udara selain menghindari lembab dan pengap, juga dapat membunuh kuman yang masuk dalam ruangan rumah. Bisa dilakukan dengan:
- membangun ruang keluarga tanpa plafon atau eternit. Ruang jadi terkesan lebih lapang dan aliran udara pun jadi lancar. Pendingin udara jadi terlalu dibutuhkan. Selain itu, tridak adanya eternit juga dapat mencegah atap jadi sarang tikus.
- Buat ruang yang memilki akses ke ruang terbuka, karena is amemberi penerangan alami pad aruanan dalam rumah. Begitu juga penggunaan 1 atau 2 genting kaca pada garasi, kamar mandi atau dapur. Pemakaian lampu di siang hari bisa dihindari, penggunaan listrik pun lebih hemat.
Gunakan sebanyak mungkin bahan atau material natural, bukan bahan-bahan yang menggunakan finishing eksperimen yang menimbulkan toksik, karena:
- rumah berbahan natural memberikan suasan alami, bahannya mudah didapat, gampang perawatannya dan harganya pun murah.
- Material natural tidak mempunyai banyak efek samping yang merugikan kesehatan.
Masukkan elemen air, karena air bersifat mendinginkan suhu secara pasif (pasif cooling). Misalnya dengan membuat kolam renang, kolam ikan atau tanaman air. Dengan banyak unsure air, pantulan panas matahari yang masuk bisa diredam. Tentu saja keamanan bagi balita juga perlu diperhatikan, misalnya membuat pagar di skeitar kolam.
Buat ruang spesial yang aman untuk anak bermain, baik di dalam maupun di halaman rumah. Balita yang berada dalam fase eksplorasi dan imajinasi, memerlukan ruang yang leluasa untuk bergerak.
Pasang kawat ventilasi atau kasa, baik di lubang angina, maupun pintu dan jendela. Selain untuk mencegah nyamuk, produk ini juga bisa sebagai saringan debu.
Pilih perabot rumah (meja,kursi, lemaru, rak) dalam ruang keluarga yang tidak menyimpan debu dan mudah dibersihkan. Apalagi kalu balita menderita alergi.
- hindari bahan kain dan berbulu untuk penutup kursi atau taplak.
- Kurangi penggunaan karpet karena bisa menyimpan debu.  Sumber : disini