Pasalnya, meski dituntut untuk kreatif dikarenakan adanya persaingan yang demikian ketat, namun seyogyanya dalam melakukan pemasaran, salah satunya yaitu melalui iklan, para developer harus tetap menggunakan logika yang sehat.
Kata-kata yang bombastis dalam konten iklan properti, meski dinilai mampu dilirik oleh calon konsumen yang berujung transaksi namun bisa saja kontraproduktif dan berbalik menjadi bumerang, alias senjata makan tuan. Untuk melihat sumber Klik disini